Satu Lagi User Perumahan Grand Mutiara Resince Moncongloe Maros “Tertipu”.


Inilah lokasi Blok.A4.No.7 SHM 1082. Atas nama Selvi Rombe .
Inilah lokasi Blok.A4.No.7 SHM 1082. Atas nama Selvi Rombe .

Sekitar jam menunjukkan pukul, 14.30 Wita hari Senin tanggal 11/03/2024.
Penulis sedang berada diperjalanan tiba-tiba HP sy berdering setelah saya angkat suara seorang ibu yg bertanya ini betul nomorx pak Marzuki Ham? Mantan Humas dan Legal GMR ? (singkatan dari Grand Mutiara Residence) Moncongloe Maros, penulis jawab yah betul Bu.
Singkat keterangan ibu ini menanyakan bahwa saya user GMR yang mana blok saya adalah A. 4. No. 7. Atas Nama Ibu Octaviany menurut keterangan, ibu ini sudah membayar cicilan 24 bulan yaitu 1,5 juta di kali 24 bulannya berarti total 36 juta yang ibu Octaviany sudah bayar dan bukti kwitansi ibu ini siap memperlihatkan.
Menurut ibu Octaviany sering menelpon tanyakan gimana bangunan rumah saya apa sudah dibangun? jawaban dari staf GMR selalu sabar sementara mau dibangun.
Terakhir ibu Oktaviany kelokasi dan kantor GMR mempertanyakan lagi lagi jawaban staf kantor yang menurut ibu ini yang ditemui adalah Ibu Riska Staf Bendahara GMR.
Setelah lama ngobrol ibu Oktaviany mengambil kesimpulan meminta uangnya dikembalikan saja daripada dijanji janji alias slalu Dibohongin orang staf GMR. Lagi – lagi ibu ini diarahkan untuk membeli bahan bangunan untuk dipercepat bangunannya, dan tukangnya orang Kantor GMR yang siapkan, kacau lagi pikiran ibu Oktaviany kok sudah jauh dari perjanjian awal bahwa 20 bulan cicilan terbayar rumah sdah terbangun ini baru pondasinya saja akhirnya ibu Octaviany meminta uangnya dikembalikan saja. Tapi jawaban dari Ibu Riska lagi – lagi  ibu ini/user disuruh mencari pembeli lokasi/tanah tersebut diatas sedangkan Rumah belum ada/berdiri setelah ibu Octaviany mencari tahu dengan warga yang kebetulan ada disekitar lokasi tanah yang di tunjukkan, ibu ini barulah Kaget bukan kepalang rupanya bukan tanah milik Pemilik Perumahan Grand Mutiara Residence yaitu A. Rahman Mannarai, SE
Dengan adanya keterangan ibu Oktaviany ini saya mengambil kesimpulan bahwa kalau 2 bulan yang lalu staf GMR (ibu Riska ) mengarahkan user/ibu Octaviany ditanah SHM 1082 atas nama Selvi Rombe Berarti ini namanya Modus “Penipuan Berjamaah” kenapa penulis mengatakan begitu ? Karena Masalah Tanah SHM Selvi Rombe itu sudah diributkan oleh warga sebagian besar GMR karena tidak sedikit user yang datang cari bloknya (rumahnya) dilokasi tersebut padahal sudah diberitahu oleh Ketua Kerukunan Warga GMR Andi Asho bahwa jangan dulu ada kegiatan apapun diatas tanah tersebut karna ini milik orang lain bukan milik A. Rahman Mannarai, SE dan Pemiliknya sementara ingin melaporkan tentang penyerobotan tanahnya di Polda Sulsel, kebetulan Andi Asho Bagian penagihan di Kantor GMR.
Akhirnya penulis berkesimpulan ini sudah mulai muncul satu persatu user yang cari rumahnya yang mana Tanah/lokasi untuk bangun rumah itu tanah orang lain dan penulis mengarahkan ibu Octaviany melaporkan hal tersebut diatas di SPKT Polda atau di SPKT Polres Maros kalau perlu didampingi Pengacara atau Keluarga yang Paham Hukum Karena ini Dugaan kuat Pasal Penipuan dan Penggelapan.

Berita Terkait

Top