“Devoloper Grand Mutiara Residence Moncongloe Menabur Janji”


Pada hari Selasa kemarin tanggal 5 Maret 2023, penulis menemani salah satu warga perumahan Grand Mutiara Residence Moncongloe, saudara Tahang Beddu menemani istrinya yang akan dimintai keterangannya di ruangan Krimum Subdit 3 Tahbang Polda Sulsel.
Walaupun penulis sudah kenal bahkan tetangga dan sama sama korban rumah bodong bedanya penulis masih berjalan cicil/kredit sedangkan saudara Tahang Beddu Cash keras (kontan).
Akhirnya penulis mencoba konfirmasi lebih detail bagaimana dan apa sebabnya sampai saudara Tahang Beddu dan istrinya juga mau ikut bersama warga yg lain (warga GMR) yang sudah lebih duluan di ambil keterangannya.
Dari pengakuan TB (inisial) Tahang Beddu bahwa sekitar THN 2022 TB membeli Cash rumah di Grand Mutiara Residence Moncongloe Maros tepatnya di blok A.8 No.22, seharga 214 juta blum termasuk biaya renovasi rumah dan dijanjikan AJB pulsa SHM 6 bulan kemudian setelah 6 bulan bahkan lewat TB kekantor pemasaran GMR untuk menagih janji dari pihak Devoloper perumahan hasilnya tdak ada AJB ataupun SHM yg pernah dijanjikan seiring waktu berlalu TB sering menagih janji pihak Devoloper tetapi tetap hasilnya Nihil. Juga sudah berjalan hampir 2 tahun janji tinggal janji akhirnya TB dan Istrinya ikut sebagian warga GMR yg jadi korban yang jumlahnya 50 orang memberi kuasa pendamping sebagai perwakilan warga yang ‘korban” tidak memiliki/melihat Legalitas tanah baik yang dibeli secara Cash/lunak maupun yg cicil/kredit.
Inilah praktik – praktik Devoloper yang menjual/kredit walaupun tulisannya Perumahan sistem Syariah Tapi Bodong.

Berita Terkait

Top