Harapkan Keadilan, Pihak Keluarga Redho Berharap Dua Pelaku Mutilasi di Sleman Dapat Hukuman Mati


Pihak keluarga Redho Tri Agustian yang diduga menjadi korban pembunuhan di Sleman, berharap dua pelaku yang sudah ditangkap dapat dihukum seberat-beratnya, Kamis (20/7/2023). 

Sebelumnya Polda DIY sudah meringkus dua pelaku yakni W (29) dan RD (38), serta sudah menggelar konferensi pers perdananya pada Minggu (16/7/2023) lalu terkait kasus mutilasi di Sleman.

Paman korban yakni Majid saat ditemui di rumah duka di Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang pun hanya bisa duduk lemas dan berharap keadilan untuk keponakannya tersebut.

“Hukum seberat-beratnya mereka berani menghilangkan jejak, bukan manusia lagi itu. Gak usah keluarga, orang asing liat pasti minta hukuman mati. Kita hanya bisa berharap, masih ada keadilan di kasus ini,” ujar Majid.

Majid yang ditunjuk sebagai juru bicara oleh keluarga besar Redho Tri Agustian berharap, Polda DIY dapat menuntaskan kasus secara terang-benderang.

“Kita sebagai warga negara yang baik kita cuma bisa ikut proses hukum, semua sidah ditangani dan kita serahkan ke pihak Polda DIY,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, tangis Yana ibu dari  Redho Tri Agustian pecah dan tak terbendung lagi, setelah mendengar kabar anak bungsunya tersebut diduga menjadi korban pembunuhan, Minggu (16/7/2023).

Diketahui sebelumnya Redho Tri Agustian yang merupakan warga Kecamatan Pangkalbalam  sedang menjalani masa kuliah di Universitas Muhamadiyah Yogyakarta dan sempat dikabarkan hilang sejak Selasa (11/7/2023) lalu.

Namun kini beredar informasi Redho Tri Agustian Jurusan Hukum, ini menjadi korban dugaan tindak pidana pembunuhan.

Menanggapi hal tersebut pihaknya keluarga Majid saat dikonfirmasi Bangkapos.com pun, belum bisa memastikan terkait dugaan kasus pembunuhan yang melibatkan keponakannya tersebut.

“Kalau dari kita pihak keluarga belum bisa memastikan, itulah benar keluarga kamu atau bukan. Soalnya kami juga belum menerima kepastian itu, jadi belum bisa memastikan itu keluarga kami atau bukan,” ujar Majid saat ditemui di rumah duka.

Lebih lanjut pihaknya pun menyerahkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian, terkait pengungkapan identitas dari korban pembunuhan tersebut.

“Kita ada keluarga di Jogja, jadi biar mereka yang ngurus kalau dari sini sepertinya tidak berangkat ke Jogja. Kita tentunya kalau misalkan benar, tentunya keluarga juga akan mengikhlaskan hal itu,” ucapnya.

sumber: https://bangka.tribunnews.com/2023/07/20/harapkan-keadilan-pihak-keluarga-redho-berharap-dua-pelaku-mutilasi-di-sleman-dapat-hukuman-mati

Berita Terkait

Top